in , ,

Inilah Coretan dan Gambar Buatan Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar yang Ditemukan Polisi

Kasus pembunuhan terhadap balita yang dilakukan oleh seorang gadis remaja berusia 15 tahun baru-baru ini sangat menyita perhatian publik.

Dengan keji, NF (15) membunuh APA (5) dan menyimpan jasad balita tersebut di dalam lemari kamarnya.

Bahkan, kepada polisi NF mengaku tidak menyesal, justru merasa puas setelah melakukan pembunuhan itu.

Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan gambar dan coretan yang dibuat oleh NF.

Coretan dan gambar-gambar itu tampak menyeramkan dan dianggap sebagai curahan hati gadis pembunuh tersebut.

Dalam coretannya itu, ia mengungkapkan curahan hatinya dalam Bahasa Inggris. Dilansir dari Suara.com, dalam konfrensi pers yang dihelat di Mapolres Metro Jakarta Pusat, polisi memamerkan koleksi gambar milik gadis pembunuh NF, Sabtu (7/3/2020).

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro memperlihatkan langsung pada awak media yang meliput.

Slenderman
Gambar karakter slenderman yang suka dibuat pelaku pembunuhan bocah 6 tahun ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3) (Suara.com)

Seperti terlihat pada gambar di atas, pelaku tampaknya menyukai karakter-karakter Creepypasta. Terlihat, salah satu gambar yang dibuat pelaku adalah gambar karakter fiksi, Slenderman.

Slenderman sendiri merupakan karakter yang pertama kali dikenalkan oleh Victor Surge pada 2009 melalui website Creepypasta.

Salah satu gambar penyiksaan yang digambar di buku harian pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).
Salah satu gambar penyiksaan yang digambar di buku harian pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). (Suara.com)

Selain gambar Slenderman, tersangka juga menggambar sesosok perempuan yang diikat pada bagian tubuhnya. Gambar perempuan tersebut hanya ditampilkan setengahnya.

Dilansir dari Suara.com, Perempuan tersebut tampak mengenakan kalung hitam. Bahkan, gadis pembunuh NF turut menulis sebuah kalimat ‘Keep Calm and Give Me Torture’ – Tetap tenang, dan berikan aku sebuah penyiksaan.

Selain itu, polisi juga menemukan papan tulis putih berukuran sedang. Papan tulis tersebut berisi curahan hati gadis pembunuh NF, misalnya ‘I Always Love You. Who? Unknow (Aku selalu mencintaimu. Siapa? Tidak tahu)’.

Selanjutnya ada juga kalimat ‘Tidak Membenci, Hanya Saja Aku Tenggelam Dalam Emosi’. Lalu ada kalimat ‘ I’ll Learn To Change My Life, But I Need More Time (Aku Belajar Mengubah Hidupku, Tapi aku butuh Waktu).

Tulisan tangan yang pelaku buat di buku hariannya saat ditampilkan di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selanjutnya, polisi menumukan gambar seorang perempuan tampak terikat pada bagian leher. Di depan perempuan dengan raut wajah murung itu tampak ada tangan menjulur.

Bahkan, NF juga menuliskan kalimat pada secarik kertas. Kalimat tersebut adalah “Mau Siksa Baby?” Lalu ada kalimat pilhannya yakni “Dengan Sedang Hati dan Tidak Tega”.

Kepada polisi, NF mengaku puas atas perbuatannya. Bahkan, dia tidak menyesal seusai membunuh balita dengan cara sadistis tersebut.

Barang bukti berupa catatan dan gambar pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pada Kamis (5/3/2020) sore, hasrat dalam diri NF sudah tidak terbendung lagi. Saat itu, di rumahnya hanya ada dia dan korban berinsial APA.

Oleh NF, korban diminta untuk mengambil mainan yang berada di dalam bak kamar mandi. Setelah bocah nahas tersebut berada di dalam bak, NF lantas menengelamkannya.

Tak hanya ditenggelamkan, gadis pembunuh NF juga mencolok leher korban saat berada di dalam bak. Setelah bocah itu lemas, gadis pembunuh NF lantas membawa korban keluar dari dalam bak.

Namun, darah keluar dari hidung korban. Gadis pembunuh NF lantas menyumpal hidung korban menggunakan tisu dan mengikatnya.

Semula, gadis pembunuh NF hendak membuang korban yang sudah lemas tak berdaya. Karena hari sudah sore, maka gadis pembunuh NF menyimpan bocah tersebut ke dalam lemari.

Pada Jumat (6/3/2020) pagi, NF kebingungan ihwal lokasi pembuangan jasad korban.

Saat itu, NF hendak berangkat ke sekolah. Dalam perjalanan, dia mengganti seragam sekolahnya dengan pakaian lain dan melapor ke Polsek Metro Taman Sari.

Ditulis oleh Virenial Media

Situs berita dan blog yang menyajikan berita terkini, viral dan menarik untuk dibaca. Selain itu, Virenial juga membagikan postingan-postingan keren di Facebook dan Instagram, serta berbagai video dengan pembahasan-pembahasan menarik di YouTube. Jangan lupa ikuti sosial media kami, ya!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0