0
4 shares

Hoaks tentang virus corona belakangan ini makin marak muncul di media sosial ditengah wabah coronavirus yang terus menyebar ke berbagai negara di dunia.

Badan kesehatan dunia (WHO), akhirnya melakukan rilis daftar disinformasi atau informasi palsu terkait penyebaran hingga pencegahan virus corona.

Berikut ini deretan hoaks dan informasi palsu terkait virus corona yang dibantah WHO.

wabah coronavirus

1. Mandi Air Panas Dapat Cegah Coronavirus

Ada informasi yang mengatakan bahwa dengan mandi air panas dapat mencegah untuk tertular virus corona, informasi ini dibantah oleh WHO.

Menurut WHO, mandi dengan air panas tidak dapat mencegah dari penularan atau infeksi virus corona.

Justru mandi air panas malah bisa membahayakan tubuh karena kulit akan terasa seperti terbakar jika mandi dengan air panas.

2. Penularan Virus Corona Dapat Terjadi dari Gigitan Nyamuk

Ada informasi yang mengatakan bahwa virus corona bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Namun, WHO membantah dan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti bahwa virus corona bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Covid-19 adalah jenis virus baru yang menyerang sistem pernapasan yang menular lewat tetesan dari air liur orang yang bersin atau batuk.

Saran dari WHO untuk mencegah penularan virus corona adalah menghindari kontak dengan orang yang sedang mengalami flu agar tidak tertular corona.

3. Cuaca Panas dan Salju Bisa Membunuh Coronavirus

Ada yang mengatakan bahwa virus corona akan mati di daerah dengan cuaca panas atau dingin.

Namun, tidak ada alasan yang kuat untuk bisa mempercayai informasi tersebut. Sebab, hingga sekarang virus corona terus menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

4. Pengering Tangan Mampu Bunuh Corona

Ada informasi hoaks yang mengatakan bahwa hand dryers atau pengering tangan mampu untuk membunuh virus corona.

Menurut WHO, informasi ini tidaklah benar dan keliru. WHO kembali menegaskan bahwa untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir untuk mencegah diri dari tularan virus corona.

5. Lampu Ultraviolet Bisa Bunuh Covid-19

Ada informasi yang menyebut bahwa lampu ultraviolet (UV) bisa membunuh virus corona.

Namun, informasi ini dengan tegas ditepis oleh WHO yang mengatakan bahwa lampu ultraviolet justru bisa membuat kulit iritasi karena radiasinya yang kuat.

6. Thermal Scanner Mampu Deteksi Infeksi Coronavirus

Ada informasi yang mengatakan bahwa alat pemindai suhu atau thermal scanner bisa mendeteksi infeksi virus corona.

Thermal scanner memang bisa mendeteksi suhu tubuh orang-orang yang sedang demam, termasuk demam karena virus corona.

Namun, alat ini tidak dapat mendeteksi orang-orang yang terinfeksi virus corona. Sebab, virus corona SARS-Cov-2 mulai menjangkiti si penderita sekitar 2 sampai 10 hari.

7. Membunuh Corona dengan Menyemprot Alkohol ke Seluruh Tubuh

Virus corona yang sudah masuk ke dalam tubuh tidak akan mati dengan menyemprotkan cairan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh.

Sebaliknya, cara ini justru bisa berbahaya karena dapat membahayakan selaput lendir, seperti mata dan mulut.

8. Vaksi Pneumonia Mampu Lindungi Tubuh dari Covid-19

Perlu diketahui, wabah Novel Coronavirus (COVID-19) adalah jenis virus yang sangat baru dan belum banyak informasi yang dapat diketahui tentang virus ini.

Vaksin pneumonia tidak mampu untuk melindungi diri dari virus corona. Sebab, corona membutuhkan vaksin tersendiri yang bisa melawan virus tersebut.

Hingga saat ini, para ilmuwan masih berusaha untuk menemukan vaksin untuk melawan virus corona.

9. Mencegah Infeksi Virus Corona dengan Memakan Bawang Putih

Bawang putih dikenal memiliki sifat antimikroba, sehingga ada informasi yang menyebut bahwa virus corona bisa dicegah dengan mengonsumsi bawang putih.

Namun, WHO menyebut bahwa belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa bawang putih mampu mencegah virus corona.

10. Melawan Virus Corona dengan Antibiotik

Perlu diketahui, antibiotik tidak bisa melawan virus. Sebab, antibiotik bekerja untuk melawan bakteri.

Sementara, Covid-19 ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Sehingga antibiotik dapat dipastikan tidak akan bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati virus corona.

11. Coronavirus Hanya Menyerang Orang Berusia Lanjut

Ada informasi yang mengatakan bahwa orang dengan usia lebih muda lebih ‘kebal’ dari coronavirus.

Namun, faktanya, coronavirus dapat menginfeksi siapa saja di semua kelompok umur.

Orang-orang dengan usia lanjut atau dengan bawaan riwayat penyakit sebelumnya akan lebih rentan dengan infeksi virus ini.

Untuk itu, WHO mengimbau semua orang untuk tetap menjaga diri agar tidak tertular virus ini.

12. Membasuh Hidung dengan Cairan Saline dapat Mencegah Corona

Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa membilas hidung dengan cairan saline dapat mencegah seseorang dari infeksi virus corona.

Meski ada bukti terbatas yang menyebut bahwa langkah tersebut dapat membantu seseorang sembuh lebih cepat dari flu biasa, namun langkah ini belum terbukti bisa menyembuhkan penyakit pernapasan.

Hingga saat ini, berbagai negara di dunia sedang berjuang untuk melawan wabah coronavirus ini.


Like it? Share with your friends!

0
4 shares

What's Your Reaction?

Bingung Bingung
0
Bingung
Huek! Huek!
0
Huek!
Kesel Kesel
0
Kesel
Menarik Menarik
0
Menarik
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
1
Suka
Takut Takut
0
Takut
Wow Wow
0
Wow
Nazar

Penggemar klepon dan tempe penyet.

Komentar

komentar

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format