Menu
in

Bill Gates Lebih Pilih Habiskan Uang Untuk Vaksin Ketimbang ke Luar Angkasa

Salah satu orang terkaya di dunia, Bill Gates mengaku bahwa ia lebih memilih habiskan uang untuk vaksin ketimbang ke luar angkasa.

Bill Gates

Virenial – Salah satu orang terkaya di dunia, Bill Gates mengaku bahwa ia lebih memilih habiskan uang untuk vaksin ketimbang ke luar angkasa.

Pernyataannya ini ia ungkapkan dalam podcast ‘Sway’ bersama Kara Swisher.

“Aku bukan ‘Mars Person’. Aku tau banyak orang yang merupakan ‘Mars People’. Aku tidak berpikir bahwa roket adalah solusi. Tapi mungkin aku melewatkan sesuatu di sini,” ujarnya sebagaimana dilansir Business Insider.

Bill Gates, yang datang ke podcast untuk mempromosikan buku barunya, ‘How to Avoid a Climate Disaster,’ mengatakan bahwa dirinya lebih tertarik menggunakan kekayaan dan yayasannya untuk secara langsung mengatasi beberapa tantangan terbesar umat manusia.

Selain itu, ia menambahkan kepada Swisher bahwa dirinya juga tidak terlalu tertarik untuk membeli tiket ke ruang angkasa.

“Aku tidak akan mengeluarkan banyak uang karena yayasan milikku dapat membeli vaksin campak dan menyelamatkan nyawa seharga USD 1.000. Apa pun yang aku lakukan, aku selalu berpikir, ‘Oke, aku bisa menghabiskan USD 1.000 itu untuk membeli vaksin campak,” kata Bill Gates.

Meski demikian, Bill Gates tetap mengapresiasi apa yang Elon Musk kerjakan dengan Tesla. Kontribusi mobil listrik Tesla dinilai Co-founder Microsoft ini sebagai hal yang luar biasa untuk kebaikan perubahan iklim.

“Yah, penting untuk mengatakan bahwa apa yang Elon lakukan dengan Tesla adalah salah satu kontribusi terbesar terhadap perubahan iklim yang pernah dilakukan siapa pun. Dan tahukah kamu, meremehkan Elon bukanlah ide yang bagus,” pujinya.

Seperti diketahui, Elon Musk dan juga pendiri Amazon, Jeff Bezos, merupakan beberapa orang yang kini tengah bergelut di dunia yang berhubungan dengan antariksa.

Mereka berdua sedang berupaya untuk membangun roket yang bisa dipakai bolak balik dari ruang angkasa ke Bumi. Elon Musk sendiri bahkan berusaha untuk membangun kolonisasi di Planet Mars pada 2050.

Leave a Reply

Exit mobile version