in

Prediksi Siapa Juara Dunia MotoGP 2020?

Rossi Vinales Quartararo

Virenial – Persaingan perebutan gelar juara dunia di ajang balap MotoGP musim 2020 berlangsung sangat ketat.

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, perebutan gelar juara dunia di musim kali ini tidak dapat diprediksi hingga sekarang.

Sedikitnya sudah ada lima seri yang dihelat di musim ini, namun sejauh ini sudah ada 4 pembalap yang berhasil menjuarai balapan dari total 5 balapan yang sudah digelar.

Bahkan, 3 juara diantaranya merupakan nama baru yang tidak masuk dalam prediksi sebelumnya.

Sementara itu, pembalap-pembalap yang diperkirakan bakal menjadi calon juara dunia justru kesulitan untuk bersain karena berbagai alasan, mulai dari alasan teknis hingga cedera.

Balapan Makin Kompetitif

Rossi and Vinales

Kemenangan Suzuki dan KTM membuat persaingan pada MotoGP di musim ini semakin seru dan kompetitif.

Jika di musim-musim sebelumnya hanya ada Yamaha, Honda, dan Ducati yang mendominasi barisan depan, kini KTM dan Suzuki sudah mulai kompetitif dan dapat bersaing di barisan depan.

Melihat hal ini, legenda MotoGP, Valentino Rossi menilai hal tersebut menjadi sesuatu yang menarik.

“Motor yang awalnya berada di baris kedua -khususnya KTM, juga Suzuki- telah meningkat pesat. Itu membuat enam atau setidaknya empat motor lagi yang bisa memperebutkan kemenangan. Ini akan merombak kartu. Semua pembalap MotoGP kuat, selisihnya sangat kecil, ini sangat menarik,” kata Rossi dilansir Speedweek.

Rossi juga menambahkan bahwa setting motor dan pemilihan ban menjadi sesuatu yang sangat krusial di musim balap 2020 ini.

“Anda cepat saat bisa membuat ban bekerja dengan baik. Terkadang Anda tiba di sirkuit pada hari Jumat dan berhasil -semuanya mudah bagi Anda dan Anda cepat. Seminggu kemudian Anda berada di lintasan yang berbeda- dan semuanya berjalan salah, tidak ada yang berfungsi lagi dan Anda jauh di belakang. Masalah terbesar adalah; tidak ada yang tahu kenapa, itu membuatnya sulit,” tambahnya.

Ada 7 Kandidat Juara Dunia

Sejauh ini, ada 7 pembalap yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Selisih pemuncak kelasemen sementara dengan ketujuh pembalap itu hanya berjarak 25 poin.

Ini membuat calon juara dunia MotoGP musim ini tidak dapat diprediksi sekarang, sebab siapapun berkesempatan meraih gelar juara dunia.

“Situasi yang sangat menarik muncul untuk kejuaraan ini ini karena, jujur ​​saja; siapa yang akan menang? Siapa tahu. Setiap orang yang menjadi favorit kemudian harus menerima kegagalan,” jelasnya.

“Ada jarak 25 poin, tapi mereka semua berdekatan, kami tidak jauh. Kami berharap motor kami akan bekerja lebih baik di sirkuit yang akan datang – seperti di Misano, tempat kami bersaing tahun lalu. Kami berharap yang terbaik,” lanjut Rossi.

Balapan MotoGP akan kembali digelar di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli sebanyak 2 kali.

Yang pertama pada 13 September 2020 untuk GP San Marino, dan yang kedua 20 September untuk GP Emilia Romagna.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0