in ,

Mick Doohan Minta Rossi Jangan Pensiun Dulu dari MotoGP, Ini Alasannya

Mick Doohan

Valentino Rossi tengah menghadapi dilema tentang karir balapnya di musim depan. Setelah kontraknya bersama Monster Energy Yamaha tidak diperpanjang, Rossi dihadapkan dengan dua pilihan antara gantung helm, atau tetap membalap dengan tim satelit Yamaha.

Performa dari pemilik 9 titel gelar juara dunia MotoGP ini memang terus menurun dalam beberapa musim terakhir. Hal itu terlihat ketika dirinya sudah mulai sulit untuk tampil kompetitif melawan pembalap-pembalap muda.

Pembalap berjuluk The Doctor itu tercatat terakhir kali naik ke podium utama pada tahun 2017 lalu di Assen, Belanda. Posisi legenda hidup MotoGP itu di tim utama Yamaha akan digantikan oleh Fabio Quartararo yang tampil memukau di musim perdananya.

Mick Doohan Minta Rossi Jangan Pensiun Dulu

Mick Doohan and Rossi

Melihat situasi yang tengah dihadapi Rossi, salah satu legenda MotoGP, Mick Doohan, ikut tertarik untuk memberikan komentarnya.

Dalam sebuah kesempatan, Mick Doohan menyebut bahwa sebaiknya Rossi jangan dulu memutuskan untuk pensiun, meski akan membela tim satelit di musim depan.

Mick Doohan menyebut bahwa sosok Valentino Rossi sudah menjadi figur dan sosok yang penting dalam olahraga balap motor ini.

“Jika Rossi pindah ke tim satelit tersebut, bagaimanapun dia akan membawa pengaruh besar dari tim pabrikan, jika dia tetap balapan ini akan menjadi hal yang hebat untuk olahraga ini,” kata Mick Doohan.

“Jika di satu sisi Rossi lebih memilih untuk pensiun, maka dia akan menjadi sosok yang tidak akan terlupakan,” imbuh pria asal Australia itu.

Selain itu, peraih 5 kali gelar juara dunia 500cc itu juga beranggapan bahwa saat ini baik kondisi fisik maupun mental Rossi masih cukup mampu untuk membalap di musim depan.

“Dalam beberapa kasus, saya tidak melihat alasan Valentino Rossi untuk meninggalkan MotoGP jika dia masih mempunyai fisik dan mental yang mumpuni,” ucapnya lagi.

“Rossi telah bekerja seperti kebanyakan pembalap lainnya sehingga dia layak mendapatkan apa yang dimilikinya, saya tak tahu apa bedanya ketika pindah ke tim satelit seperti Petronas,” tuturnya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0