in

Mitos-Mitos Seputar Kehamilan yang Sering Dipercaya di Masyarakat

Kehamilan menjadi momen paling ditunggu oleh banyak wanita, oleh karena itu, saat ciri-ciri kehamilan dan masa kehamilan telah tiba, kesehatan kandungan dan janin pasti akan sangat dijaga dan diperhatikan.

Mulai dari memperhatikan pola hidup yang sehat, hingga memilih makanan-makanan terbaik untuk ibu hamil juga akan sangat penting untuk dilakukan.

Di masyarakat sendiri, sejak dulu ada anggapan atau mitos yang berkembang hingga sekarang terkait kehamilan. Mitos-mitos terkait kehamilan sendiri sangat beragam, mulai dari larangan mengonsumsi makanan tertentu hingga berhubungan seksual.

Tapi, benarkah mitos-mitos demikian? Berikut ini beberapa mitos yang sering ditemui terkait kehamilan beserta faktanya.

Mengonsumsi Nanas Bisa Sebabkan Keguguran

Mengonsumsi Nanas Bisa Sebabkan Keguguran

Mitos ini mungkin sering sekali kita dengar, bahkan sudah sangat lama sekali mitos ini ada di masyarakat.

Mengonsumsi nanas dipercaya bisa menyebabkan keguguran, terutama pada usia kandungan yang masih muda.

Faktanya, buah nanas memang mengandung enzim bromelain yang dapat memecah protein dan memicu perdarahan. Meski mengandung bromelain, namun bukan berarti ibu hamil perlu pantang mengonsumsinya selama 9 bulan menjalani kehamilan.

Mitos buah nanas yang sering dianggap sebagai pemicu keguguran ini sebenarnya masih perlu dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut.

Mengonsumsi nanas dalam porsi kecil dengan diimbangi pola makan sehat tidak akan beresiko bagi kehamilan, asalkan tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Mitos Tentang Minum Air Kelapa

Mitos Tentang Minum Air Kelapa

Selanjutnya ada mitos tentang minum air kelapa, di mitos ini ada 2 mitos yang dipercaya, ada yang mengatakan minum air kelapa baik untuk ibu hamil dan bisa membuat bayi lahir dengan kulit bersih, tapi ada juga yang mempercayai minum air kelapa justru bisa berdampak buruk pada bayi.

Faktanya, air kelapa memiliki manfaat yang sangat banyak. Berkat kandungan elektrolit, karbohidrat, gula, protein, dan antioksidan yang di dalamnya, air kelapa justru baik untuk mencegah dehidrasi, menambah energi, dan melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

Meski terbukti baik untuk dikonsumsi ibu hamil, namun mitos air kelapa yang bisa membuat kulit bayi yang lahir bersih masih perlu dibuktikan secara ilmiah.

Dilarang Melakukan Hubungan Seksual

Dilarang Melakukan Hubungan Seksual

Ada yang beranggapan berhubungan seksual saat hamil bisa menyakiti janin. Hal ini membuat pasangan ragu untuk melakukan hubungan seksual karena adanya anggapan tersebut.

Padahal, melakukan hubungan suami istri saat hamil diperbolehkan selama kehamilan sehat.

Janin di dalam kandungan dilindungi oleh kantong dan cairan ketuban, serta otot rahim.

Oleh karena itu, ibu hamil boleh saja berhubungan seksual, asalkan tidak dilakukan dengan kasar. Agar lebih aman, gunakan alat kontrasepsi untuk melindungi ibu dan janin dari penyakit menular seksual.

Untuk kondisi kehamilan tertentu, ibu hamil memang tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual sementara waktu. Jadi, konsultasikan dulu dengan dokter mengenai keamanan berhubungan seksual sewaktu hamil.

Mitos-mitos diatas memang sudah sering sekali kita dengar sejak dulu, untuk itu, lebih baik konsultasikan segala pertanyaan terkait kehamilan dengan konsultasi langsung ke dokter kandungan.

What do you think?

Written by Anisa

Pemerhati tanda-tanda sederhana :)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0