in ,

Gambaran Tentang Dahsyatnya Neraka dan Penderitaan Para Penghuninya

Neraka kekal

Salah satu hal yang dipercayai oleh umat Islam adalah tentang adanya surga dan neraka di akhirat kelak sebagai tempat tujuan terakhir manusia.

Kehidupan di dalamnya adalah kekal selama-lamanya. Oleh karena itu, setiap muslim diperintahkan untuk mencari bekal kehidupan di akhirat kelak dengan cara melaksanakan perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya.

Surga akan menjadi tempat orang-orang yang memiliki bekal amal saleh dan senantiasa taat terhadap perintah Allah, sementara neraka akan menjadi tempat bagi orang-orang yang penuh dengan dosa.

Surga dalam Islam digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan kenikmatan, dan orang-orang yang ada di dalamnya akan hidup kekal di dalamnya dengan penuh kebahagiaan.

Sementara itu, neraka digambarkan merupakan sebuah tempat yang penuh dengan api yang menyala yang menjadi tempat penyiksaan bagi orang-orang yang berdosa dan enggan menjalankan perintah-perintah tuhan.

Gambaran Neraka Menurut Islam

Kekal di dalam Neraka

Neraka merupakan tempat yang penuh dengan siksaan dan kesengsaraan di akhirat. Di dalamnya terdapat api yang berkobar yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu (berhala).

Di dalam neraka, para penghuninya akan disiksa karena dosa-dosa yang telah mereka kerjakan selama di dunia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.” [QS. Al-Wāqi`ah ayat 41-44]

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

“Api yang kita kenal di dunia ini adalah sepertujuh puluh bagian dari api neraka,” seorang berkata, “Ya Rasulullah, sudah cukup, sudah cukup!” Rasulullah bersabda, “Api neraka itu laksana api yang kita kenal ditambah 69 bagian yang setara.” [HR. Bukhari]

Pedihnya Siksa Neraka

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam perjalanan Isra’ Mi’raj, beliau diantar oleh malaikat Jibril untuk melihat surga dan neraka. Rasulullah menggambarkan seandainya ada orang yang menyaksikan langsung tentang mengerikannya neraka itu, niscaya ia akan lebih banyak menangis dibandingkan tertawa.

“Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, seandainya kamu melihat apa yang aku lihat, pasti kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” Lalu para sahabat bertanya, “Apa yang engkau lihat wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Aku melihat surga dan neraka.” [HR. Muslim]

Di dalam Alquran, salah satu siksa neraka yang dijelaskan adalah kulit para penghuni neraka akan dibakar dengan api neraka sampai hangus, lalu kulit-kulit mereka yang hangus akan diganti yang baru, lalu dibakar lagi sampai hangus. Begitu seterusnya selama-lamanya.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [QS. An-Nisa ayat 56]

Para penghuni neraka akan diberi makan buah dhari’ dan buah dari pohon zaqqum. Jika mereka memakannya maka perut mereka akan mendidih seperti air panas. Dan jika mereka haus tak tertahankan mereka akan berebut untuk meminum Hamim (Air yang sangat panas) hingga merobek-robek perut mereka.

Mereka akan ditemani oleh patung-patung yang dulu mereka sembah. Para penghuni neraka akan menyesal selama-lamanya karena semasa hidup mereka tidak mentaati Allah dan Rasul-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”.” [QS. Al-Ahzab ayat 66-68]

Itulah gambaran neraka dan pedihnya siksa yang dialami oleh para penghuninya. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dijauhkan dari siksa api neraka.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0