in ,

Subsidi Gaji Tahap 3 Sudah Cair, Begini Proses Pencairannya

bpjs blt

Virenial – BLT BPJS Ketenagakerjaan atau Bantuan Subsidi Upah Tahap 3 sudah mulai dicairkan pada Selasa, 15 September 2020 malam.

Dilansir Detik.com, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah memastikan bahwa pencairan dana bantuan gelombang 3 tersebut sudah dilakukan.

Artinya, hingga saat ini penyaluran subsidi gaji telah diberikan kepada 9 juta penerima atau 57 persen dari total target 15,7 juta orang.

“Setelah menerima data dari BPJS, kami memaksimalkan waktu selama 4 hari kerja terhitung semenjak Rabu hingga Senin kemarin untuk melakukan check list kelengkapan data. Ketentuan 4 hari tersebut memang kami atur dalam juknis sebagai upaya untuk meminimalkan risiko kesalahan data penerima sehingga dapat tepat sasaran,” kata Ida melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskannya, data yang telah dilakukan check list kemudian diproses oleh tim Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk dapat segera dicairkan dana subsidi gaji kepada bank penyalur.

Selanjutnya, bank penyalur mentransfer uang subsidi ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank Himbara, maupun rekening bank swasta.

“Alhamdulillah check list selesai, proses pencairan ke KPPN juga sudah selesai, selanjutnya saya imbau agar bank penyalur segera transfer ke rekening penerima,” sebutnya.

Bantuan subsidi gaji sekali ditransfer langsung Rp 1,2 juta karena dirapel 2 bulan. Bantuan akan ditransfer 2 kali sehingga totalnya Rp 2,4 juta.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memproses pencairan subsidi upah/gaji bagi teman-teman pekerja. Saya tegaskan, tidak ada upaya Kemnaker untuk menghambat penyaluran subsidi ini, namun kami tentu harus bekerja secara prosedural sesuai regulasi yang intinya agar program ini tepat sasaran. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan bank penyalur untuk mempercepat proses transfer ke rekening penerima dan jika ada kendala maka kami cari jalan keluar bersama,” tambah Ida.

Menurut data dari Kemnaker realisasi penyaluran per 14 September 2020 menunjukkan bahwa tahap 1 dan 2 telah diberikan kepada 5,45 juta penerima atau 99,1 persen dari total penerima tahap 1 dan tahap 2 sebanyak 5,5 juta orang.

Sedangkan untuk tahap 3 sendiri baru akan terlihat realisasinya kurang lebih dalam 2 hari ke depan.

Dengan adanya subsidi gaji ini dapat membantu daya ekonomi serta bermanfaat bagi para pekerja/buruh dengan optimal. Serta dapat mengurangi beban para pekerja pada masa pandemi COVID-19.

“Bantuan subsidi upah ini diarahnkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja/buruh serta mendongkrak konsumsi masyarakat. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ida.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0