in ,

SedihSedih

Seorang Penambang Belerang Hilang Terbawa Gelombang 3 Meter Kawah Gunung Ijen

Seorang penambang belerang di Kawah Gunung Ijen hilang setelah diduga tercebur ke danau Kawah Ijen saat terjadi fenomena mirip tsunami di danau Kawah Ijen.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, terdengar suara dentuman dari dasar danau Kawah Gunung Ijen. Dentuman tersebut membuat air danau naik dan menyebabkan gelombang setinggi 3 meter.

“Betul, itu adalah fenomena gunung api. Jadi bukan tsunami, karena di gunung tidak dikenal istilah tsunami. Istilahnya fenomena buble, yakni ada semacam tekanan dari bawah yang mengakibatkan luapan permukaan air,” kata Eka, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi kepada wartawan.

Seorang Penambang Belerang Hilang

Penambang Gunung Ijen
Kawah Ijen – Java

Seorang korban bernama Andik, warga kecamatan Mucar, Banyuwangi hingga kini masih dalam pencarian. Andik hilang diduga tercebur ke danau Kawah Ijen saat peristiwa tersebut terjadi.

Namun, upaya pencarian yang dilakukan petugas terkendala hujan deras di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Selain itu, kini Kawah Ijen juga mengeluarkan gas beracun yang bisa membahayakan tim pencari.

“Laporannya kan sore tadi. Kita konfirmasi kondisinya di sana banyak gas yang membahayakan. Kan tidak bisa melakukan pencarian jika kondisinya membahayakan pencari,” imbuh Eka.

Rencananya proses pencarian dan evakuasi korban akan dilakukan pada Sabtu (30/5) pagi.

“Ini sedang kita buat perencanaannya. Besok akan kita cari di bawah pimpinan Komandan SAR. Untuk sementara aktivitas penambangan belerang di Kawah Ijen kita tutup,” pungkasnya.

Ditulis oleh Nazar

Hanya seseorang yang sangat suka dengan tempe penyet, mendoan dan klepon. Sangat tertarik dengan teknologi dan senang mencoba hal-hal baru.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0