in ,

Mengaku Positif Corona, Seorang Wanita Selamat dari Pemerkosaan

Seorang wanita asal China selamat dari aksi perkosaan dengan sebuah cara yang unik.

Sebelum menuntaskan aksinya, pelaku rudapaksa itu kabur dan ketakutan setelah wanita berusia 25 tahun itu mengaku bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona.

Peristiwa tersebut terjadi di kota Pingba dekat distrik Jingshan, sebuah distrik berjarak 3 jam perjalanan dari Wuhan yang menjadi kota dimana virus corona itu berasal.

Ilustrasi: Seorang warga Shanghai memakai masker untuk cegah virus korona (REUTERS/Aly Song)
Ilustrasi: Seorang warga Shanghai memakai masker untuk cegah virus korona (REUTERS/Aly Song)

Kronologi Kejadian

Kejadian itu bermula ketika pelaku yang bermarga Xiao menerobos ke rumah korban yang bermarga Yi. Pelaku lantas memasuki kamar korban dan mulai mencekik dan mengancam akan memperkosanya.

Yi kemudian berpura-bura batuk dan mengatakan bahwa dirinya baru pulang dari Wuhan kepada pelaku, kemudian mengaku bahwa dirinya terkena infeksi virus corona.

“Saya baru saja dari Wuhan dan terinfeksi virus, jadi saya sendirian di rumah karena dikarantina,” kata wanita tersebut kepada pelaku.

Mendengar hal itu, pelaku langsung ketakutan dan lari meninggalkan korban. Meski selamat dari aksi perkosaan, Yi mengalami kerugian sebesar US$608 (sekitar Rp8,2 juta) setelah uangnya berhasil dibawa kabur.

Yi kemudian melaporkan hal itu kepada polisi setempat. Beberapa hari kemudian, Biro Keamanan Masyarakat lantas memajang surat penangkapan terhadap Xiao melalui media sosial.

Akan tetapi, polisi sempat kesulitan mengenali dan menangkap pelaku karena seluruh warga Jingshan mengenakan masker. Namun, tidak lama kemudian Xiao menyerahkan diri kepada polisi dengan diantar sang ayah.

Ditulis oleh Ahlun

Lagi ngejalanin hidup yang 'gini-gini aja'. Hehe

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0