in ,

Menaker: BLT Subsidi Gaji Tahap 2 Sudah Mulai Disalurkan

BLT Subsidi Gaji Tahap 2

Virenial – Penyaluran BLT Subsidi Gaji tahap kedua untuk para pekerja dengan gaji dibawah Rp. 5 juta sudah mulai dilakukan setelah Kemnaker rampung dalam melakukan verifikasi data calon penerima.

“Alhamdulillah hari ini dari Kami di Kemnaker telah selesai melakukan check list data calon penerima subsidi tahap II. Saat ini pihak Kemnaker telah memproses ke KPPN. Kemudian ke bank penyalur dan segera dilakukan transfer kepada penerima bantuan,” kata Menaker Ida di Jakarta dilansir ANTARA, Jumat, 4 September 202.

Pada tahap kedua ini, ada sekitar 3 juta data calon penerima bantuan yang telah diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker pada 1 September 2020 lalu.

Sesuai dengan petunjuk teknis, setelah menerima data tersebut Kemnaker kemudian melakukan check list ulang selama empat hari.

Setelah selesai melakukan check list, data tersebut kemudian diserahkan ke Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang akan memberikan anggaran subsidi gaji tahap II tersebut kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur.

Pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap 2

Dilansir dari Indozone.id, dari bank-bank Himbara itu BSU kemudian akan disalurkan ke rekening pribadi calon penerima, baik yang memiliki rekening bank-bank negara maupun swasta.

Menurut Menaker, sampai saat ini 2.310.974 orang telah menerima subsidi yang ditujukan untuk pekerja swasta dan pegawai pemerintah non-PNS berpendapatan di bawah Rp5 juta. Jumlah itu merefleksikan 92,44 persen dari total penerima subsidi tahap I, yakni 2,5 juta penerima.

Sampai saat ini, 15.659 pekerja belum dapat disalurkan karena beberapa alasan seperti adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening telah dibekukan, dan rekening tidak sesuai dengan NIK.

Selain itu rekening yang masih dalam proses penyaluran adalah 173.367 penerima.

Terkait rekening yang bermasalah, Menaker meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk berkomunikasi dengan stakeholder untuk segera menyelesaikan persoalan pelaporan data rekening sebagaimana dimaksud.

Selain itu dia juga meminta agar perusahaan atau pekerja memberikan data rekening yang benar untuk mempermudah penyaluran.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0