in ,

Ini Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 2

Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 2

Virenial – Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 1 (Gelombang Pertama) yang disalurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan sudah mencapai 12.166.471 atau setara dengan 98,09 persen.

Setelah pencairan gelombang 1 selesai dilakukan, Kemnaker berencana untuk segera melakukan pencairan BSU Termin 2 atau Gelombang Kedua. Mengenai pencairan dana bantuan BPJS Gelombang 2, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah kembali menegaskan soal kapan waktu pencairan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 2 bagi pekerja dengan gaji dibawah Rp. 5 juta.

Seperti diketahui, dana Bantuan Subsidi Upah BPJS ini diberikan kepada karyawan swasta dengan gaji dibawah Rp. 5 juta yang terdaftar dan keanggotaannya aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja akan menerima dana bantuan sebesar Rp. 600.000 yang akan diberikan selama 4 bulan dengan skema 2 kali pencairan. Berarti, pekerja akan menerima dana bantuan sebesar Rp. 1,2 juta di setiap masing-masing pencairan.

Pada gelombang pertama, Kemnaker telah mencairkan dana bantuan sebesar Rp. 1,2 juta untuk BSU bulan Agustus dan Oktober.

Kemudian, pada Termin 2, pemerintah akan kembali menyalurkan dana BSU sebesar Rp. 1,2 jt untuk BSU bulan November dan Desember.

Penerima Bantuan Tepat Sasaran

BLT BPJS Rp. 600.000

Dilansir dari laman resmi Kemnaker, Ida pada Minggu, 18 Oktober 2020 lalu dikabarkan melakukan kunjungan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dan datang ke rumah warga.

Di situ, ia memastikan bahwa penerima bantuan subsidi upah (BSU) tepat sasaran bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta dan lolos persyaratan.

“Insya Allah, mudah-mudahan sebelum November kita bisa transfer subsidi (BLT atau BSU) untuk bulan November dan Desember,” kata Ida Fauziyah.

Rencana Pencairan BLT BPJS Termin 2

Ia pun kembali menegaskan bahwa rencananya sebelum bulan ini habis, bantuan telah disalurkan kepada para pekerja yang berhak mendapat BLT BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada termin (gelombang) kedua, bantuan rencana sebelum November sampai ke semua rekening,” imbuh Ida.

Menaker Ida berharap, program bantuan subsidi gaji/upah dapat bermanfaat bagi para penerima.

Tak hanya itu, ia berharap bantuan bisa menjadi stumulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian di era Pandemi Covid-19.

Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0