in ,

BLT BPJS Tahap 3 Sudah Mulai Dicairkan, Tahap 4 Sedang Dipersiapkan

BLT BPJS

Virenial – Pemerintah melalui Kemnaker sudah mulai mencairkan bantuan BLT BPJS atau Subsidi Upah pada Senin, 14 September 2020.

Sebelumnya, pencairan dana Bantuan Subsidi Gaji (BSU) ini sempat ditunda, yang semula dijadwalkan cair pada Jumat, 11 September 2020.

Setelah pencairan dana bantuan untuk tahap 3 dilakukan, kini pemerintah sudah mulai menyiapkan Bantuan Subsidi Upah Tahap 4.

Dikutip dari Tribunnews.com, diketahui bahwa subsidi gaji tersebut diberikan kepada karyawan yang bergaji di bawah Rp 5 juta.

Selain itu, penerima subsidi gaji tersebut merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penyaluran subsidi gaji tersebut dilakukan secara bertahap.

BLT BPJS Rp 600 ribu itu sudah mulai dicairkan sejak beberapa waktu lalu. Para penerima subsidi gaji akan mendapat transferan langsung tiap dua bulan sekali.

Artinya, penerima subsidi gaji akan menerima Rp 1,2 juta tiap penyaluran. Pemerintah akan memberikan subsidi gaji ini selama empat bulan ke depan.

Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Soes Hindharno mengakui pencairan subsidi gaji pada tahap 1 dan 2 belum sepenuhnya selesai.

Berdasarkan data per 10 September 2020, realisasi penyaluran subsidi gaji tahap 1 mencapai 99,17 persen atau 2.479.261 orang dari target penerima sebanyak 2,5 juta orang.

Sementara, untuk tahap 2 penyalurannya telah mencapai 92,30 persen atau 2.768.965 orang dari total target penerima sebanyak 3 juta orang.

Sehingga, subsidi gaji telah diberikan kepada 95,4 persen 5.248.226 dari target 5,5 juta orang penerima manfaat pada tahap 1 dan 2.

“Proses pencairan terus dipercepat. Namun tetap harus melalui proses cek dan ricek kembali agar tidak terjadi kesalahan data penerima sehingga program bantuan subsidi gaji ini tepat sasaran,” kata Soes, Minggu (13/9/2020) malam.

Ia menambahkan, subsidi gaji ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima bantuan.

“Bantuan subsidi upah ini diarahankan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja/buruh serta mendongkrak konsumsi masyarakat. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Tahap 3

Sebelumnya, seperti diberitakan Kompas.com, pihak Kemnaker menyatakan pencairan subsidi gaji tahap 3 kepada 3,5 juta pekerja akan dimulai pada Senin (14/9/2020).

Kendati begitu, Soes menjelaskan pihaknya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukan pemeriksaan data penerima bantuan subsidi yang jumlahnya lebih besar dari tahap 1 dan 2.

“Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) kami menggunakan 4 hari kerja itu secara maksismal untuk melakukan check list terhadap data pekerja yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa (8/9/2020),” papar dia.

Setelah dilakukan check list, lanjut Soes, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Kemudian, KPPN menyalurkan uang subsidi gaji tahap 3 kepada bank penyalur (bank anggota HIMBARA).

Selanjutnya, bank penyalur akan memberikan uang subsidi gaji ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank HIMBARA maupun rekening bank swasta.

Soes menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPPN, BPJS Ketenagakerjaan, bank di Himbara, dan bank swasta penyalur untuk memperlancar dan mempercepat proses pencairan subsidi gaji.

BSU Tahap 4 Kapan?

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan tengah memproses data calon penerima BLT. Hal itu disampaikan langsung Deputi Direktur Humas dan Antarlembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja.

Seperti diwartakan Kompas.com, ia mengatakan pihaknya tengah memproses data pekerja yang calon penerima subsidi gaji tahap 4.

Rencananya, data tersebut akan diserahkan ke Kemnaker pada pekan depan.

“Rencana pekan depan (data) tahap ke-4 diserahkan ke Kemnaker,” kata Utoh, Sabtu (12/9/2020).

Terkait jumlah penerima subsidi gaji tahap 4, Utoh belum dapat memastikannya. Pasalnya, keputusan tersebut juga akan bergantung pada proses pengecekan di Kemnaker.

Untuk diketahui bahwa bantuan ini diberikan kepada karyawan gaji di bawah Rp 5 juta yang tercatat aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Setidaknya ada 15,7 juta pekerja yang akan menerima bantuan tersebut.

Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0