in ,

BLT BPJS Tahap 2 Siap Meluncur, Ini Jadwalnya

blt corona Rp. 600000

Virenial – Pemerintah telah melakukan pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk para pekerja swasta sebesar Rp. 1,2 juta pada 27 Agustus 2020 kemarin.

Bantuan tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing pekerja yang terdaftar dan aktif di program BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran dibawah Rp. 150.000.

Pada tahap pertama, pemerintah melakukan pencairan dana bantuan kepada 2,5 juta pekerja yang datanya dinyatakan valid.

Dana bantuan sebesar Rp. 1,2 juta tersebut disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN.

Dari total 2,5 juta penerima batch pertama tersebut, bantuan langsung tunai (BLT) disalurkan melalui empat Bank BUMN yakni rekening Bank Mandiri sebanyak 752.168 orang, Bank BNI sebanyak 912.097 orang, Bank BRI sebanyak 622.113 orang, Bank BTN sebanyak 213.622 orang.

Bantuan Subsidi Gaji Tahap 2 Siap Cair

Rupiah

Sementara itu, untuk proses pencairan bantuan subsidi gaji tahap 2 rencananya akan dilakukan secepatnya.

Rencananya, data penerima program Subsidi Gaji Rp. 600.000 tahap 2 itu akan diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Selasa, 1 September 2020.

Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan data penerima ke Kemenaker sebanyak 3 juta pada Selasa.

Agus juga menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan validasi data tersebut agar tepat sasaran sesuai Permenaker nomor 14 tahun 2020.

Adapun proses validasi tersebut diantaranya:

Validasi pertama dilakukan oleh pihak eksternal melalui kerja sama dengan 127 bank yang bertujuan untuk mengecek validitas nomor rekening peserta calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) pekerja.

Validasi kedua dilakukan di internal BP Jamsostek dengan mengikuti pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Validasi terakhir juga oleh internal dalam rangka mengecek kesamaan identitas nomor rekening dan kepesertaan pekerja penerima bantuan langsung tunai (BLT).

Hal itu dilakukan sebelum data tersebut diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan sehingga pencairan tahap kedua segera terealisasi.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0